TA-PA2

Table of Contents

TUGAS AKHIR PENGANTAR AKUNTANSI 


Soal Studi Kasus

Soal 1

"Kripik Papua Mandiri" adalah sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan camilan khas keripik keladi dan pisang. Usaha ini menjual produknya secara grosir ke berbagai toko oleh-oleh dan swalayan.

Di akhir tahun buku, pemilik UMKM ingin mengetahui kinerja laba rugi bersih usahanya sepanjang tahun 2026 serta posisi aset dan utang yang dimilikinya per 31 Desember 2026 untuk keperluan pengajuan tambahan modal kerja ke bank lokal.

Berikut adalah daftar saldo akun dari UMKM Kripik Papua Mandiri per 31 Desember 2026 yang masih tersusun secara acak (Angka disajikan dalam Rupiah):

• Beban Iklan & Media Sosial: 6.000.000
• Kas dan Setara Kas: 45.000.000
• Persediaan Barang Dagang: 28.000.000
• Utang Usaha (Pemasok): 18.000.000
• Peralatan Produksi & Kemasan: 40.000.000
• Penjualan Kotor: 195.000.000
• Modal Pemilik (1 Jan 2026): 41.000.000 *
• Retur & Potongan Penjualan: 5.000.000
• Harga Pokok Penjualan (HPP): 95.000.000
• Akumulasi Penyusutan Peralatan: 8.000.000
• Piutang Usaha: 14.000.000
• Beban Gaji Karyawan Penjualan: 18.000.000
• Beban Gaji Administrasi Kantor: 10.000.000
• Sewa Tempat Dibayar di Muka: 12.000.000
• Utang Gaji (Belum Dibayar): 2.000.000
• Beban Penyusutan Peralatan: 4.000.000
• Beban Listrik & Air Kantor: 3.000.000
• Saldo Laba Ditahan (Awal): 16.000.000


Instruksi Pengerjaan

  1. Susunlah Laporan Laba Rugi Bentuk Bertahap (Multiple-Step) untuk memunculkan Laba Bruto dan Laba Netto.
  2. Hitunglah saldo akhir Laba Ditahan per 31 Desember 2026.
  3. Susunlah Laporan Posisi Keuangan (Neraca) Bentuk Laporan (Report Form) yang terklasifikasi secara rapi.

Soal 2

"Kedai Kopi Papua Mandiri" adalah sebuah usaha kecil menengah yang bergerak di bidang penjualan kopi lokal dan biji kopi olahan. Setelah beroperasi penuh selama setahun, pemilik ingin menyusun laporan keuangan yang rapi untuk mengetahui posisi riil kekayaan dan utang usahanya per 31 Desember 2026 sebagai syarat pengajuan kemitraan bisnis.

Di bawah ini adalah akun-akun yang berhasil dicatat oleh bagian administrasi internal per 31 Desember 2026.

• Kas di Tangan & Bank: 55.000.000
• Utang Usaha (Pemasok Biji Kopi): 22.000.000
• Peralatan Espresso & Bar: 65.000.000
• Persediaan Bahan Baku (Kopi & Susu): 24.000.000
• Piutang Usaha (Tagihan Konsinyasi): 12.000.000
• Sewa Ruko Dibayar di Muka: 18.000.000
• Akumulasi Penyusutan Peralatan: 13.000.000
• Utang Gaji Barista (Bulan Desember): 4.000.000
• Utang Bank Jangka Panjang: 35.000.000
• Modal Pemilik (Awal): 75.000.000
• Saldo Laba Ditahan (Periode Berjalan): 25.000.000

Instruksi Pengerjaan

Berdasarkan data di atas,  lakukan penyusunan kembali ke dalam struktur Laporan Posisi Keuangan (Neraca) menggunakan Bentuk Laporan (Report Form) dengan pengelompokan yang tepat!


Soal 3

"UMKM Keripik Keladi Mandiri" adalah usaha lokal yang memproduksi dan mendistribusikan camilan khas daerah ke berbagai pusat oleh-oleh. Di akhir periode akuntansi per 31 Desember 2026, pemilik ingin mengevaluasi kinerja operasional usahanya secara mendalam guna mengetahui efisiensi biaya produksi dan total laba bersih yang dihasilkan selama satu tahun penuh.

Berikut adalah catatan saldo pendapatan, potongan, dan beban usaha yang berhasil dihimpun secara acak di akhir tahun 2026 (Angka dalam Rupiah):

• Penjualan Kotor Camilan: 245.000.000
• Harga Pokok Penjualan (HPP): 120.000.000
• Retur & Potongan Penjualan: 8.000.000
• Beban Gaji Karyawan Toko & Sales: 22.000.000
• Beban Promosi & Iklan Medsos: 7.500.000
• Beban Gaji Administrasi Kantor: 12.000.000
• Beban Listrik, Air, & Internet Kantor: 4.500.000
• Beban Penyusutan Alat Pengemas: 3.000.000
• Pendapatan Komisi (Non-Operasional): 5.000.000
• Beban Bunga Pinjaman Bank: 2.000.000
• Estimasi Tarif Pajak Penghasilan: 10%

Instruksi Pengerjaan

Klasifikasikan beban operasional ke dalam kelompok Beban Penjualan dan Beban Administrasi & Umum, kemudian susunlah Laporan Laba Rugi Bentuk Bertahap (Multiple-Step) untuk UMKM Keripik Keladi Mandiri!


Soal 4

PT Sentani Makmur Utama adalah sebuah perusahaan dagang menengah. Di awal Januari 2027, staf akuntansi baru menyajikan draf Laporan Laba Rugi dan Neraca tahun buku 2026 kepada Manajer Keuangan. Bagian administrasi menyatakan bahwa laporan tersebut "sudah pasti benar karena total Aset dan total Liabilitas+Ekuitas sudah seimbang (balance)".

Namun, setelah Manajer Keuangan membaca sekilas, ia menemukan banyak keanehan logis yang tidak sesuai dengan prinsip akuntansi akrual standar (SAK) dan karakteristik operasional Pengantar Akuntansi 2.


Draf Laporan yang Disajikan (Memiliki Kesalahan Logis)

PT SENTANI MAKMUR UTAMA
Draf Laporan Laba Rugi (Ringkas)
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2026
Penjualan BersihRp 500.000.000
Harga Pokok Penjualan (HPP)(Rp 300.000.000)
Laba BrutoRp 200.000.000
Beban Penjualan & Pemasaran(Rp 45.000.000)
Beban Administrasi (Termasuk Dividen tunai Rp 15.000.000)(Rp 55.000.000)
Laba Netto yang DilaporkanRp 100.000.000
PT SENTANI MAKMUR UTAMA
Draf Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Per 31 Desember 2026
ASET
Kas dan Setara KasRp 60.000.000
Piutang Usaha (Gross)Rp 40.000.000
Pendapatan Diterima di Muka (Uang muka pelanggan)Rp 15.000.000
Persediaan Barang DagangRp 70.000.000
Peralatan Kantor (Net setelah depresiasi)Rp 95.000.000
TOTAL ASETRp 280.000.000
LIABILITAS DAN EKUITAS
Utang UsahaRp 30.000.000
Cadangan Kerugian Piutang (Estimasi bad-debt)Rp 5.000.000
Modal Saham BiasaRp 120.000.000
Saldo Laba (Retained Earnings Akhir)Rp 125.000.000
TOTAL LIABILITAS & EKUITASRp 280.000.000


Meskipun angka akhir Neraca di atas seimbang di angka Rp 280.000.000, temukan dan jelaskan 3 kesalahan fatal penempatan akun serta konsep akrual yang dilanggar staf administrasi tersebut berdasarkan pertanyaan berikut:

  1. Perhatikan letak akun "Cadangan Kerugian Piutang". Apakah tempat penyajiannya di dalam draf Neraca tersebut sudah tepat? Apa dampaknya terhadap penilaian informasi likuiditas piutang perusahaan?
  2. Staf akuntansi memasukkan akun "Pendapatan Diterima di Muka" ke dalam kelompok Aset. Berikan argumen logis Anda, mengapa perlakuan ini salah besar dan bagaimana seharusnya pos ini dilaporkan?
  3. Analisis Penentu Laba Bersih vs Dividen: Di Laporan Laba Rugi, staf tersebut memasukkan pengumuman Dividen tunai sebesar Rp 15.000.000 sebagai bagian dari Beban Administrasi. Apakah dividen memenuhi syarat sebagai beban pengurang laba bersih? Jelaskan konsekuensinya terhadap nilai Laba Netto tahun 2026!


Soal Uraian: 

Soal 1

Akuntansi sering kali disebut sebagai "bahasa bisnis" (the language of business). Jelaskan apa yang dimaksud dengan akuntansi berdasarkan fungsinya, serta sebutkan minimal 3 pihak eksternal yang membutuhkan informasi akuntansi tersebut beserta alasannya!

Soal 2

Persamaan dasar akuntansi merupakan fondasi utama dari seluruh sistem pencatatan keuangan double-entry system. Tuliskan rumus utamanya, dan jelaskan bagaimana dampak transaksi berikut terhadap komponen persamaan dasar tersebut: "Perusahaan membeli kendaraan operasional seharga Rp150.000.000 secara kredit dengan uang muka sebesar Rp30.000.000."

Soal 3

Output utama dari proses akuntansi adalah laporan keuangan yang digunakan oleh para pemangku kepentingan untuk mengambil keputusan.

Sebutkan dan jelaskan fungsi dari 4 laporan keuangan utama berikut:

  1. Laporan Laba Rugi
  2. Laporan Perubahan Ekuitas 
  3. Laporan Posisi Keuangan / Neraca 
  4. Laporan Arus Kas